Cara memperoleh benih unggul Kelapa Sawit

2012-03-31 08.45.00_edit0

Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit

Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang menjadi primadona di Indonesia, khususnya untuk daerah sentra penghasil Kelapa Sawit seperti di pulau Sumatra maupun Kalimantan. Indonesia sendiri merupakan negara terbesar di dunia, , berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, luas lahan perkebunan sawit Indonesia pada 2016 diperkirakan mencapai 11,67 Hektare (Ha). Jumlah ini terdiri dari perkebunan rakyat seluas 4,76 juta Ha, perkebunan swasta 6,15 juta Ha, dan perkebunan negara 756 ribu Ha.

Dan, sekarang petani khususnya di daerah saya, Kalbar sedang gencar gencar menanam kelapa sawit, dan tentu saja membutuhkan bibit kelapa sawit. Masyarakat kebanyakan mengatakan bahwa semua bibit kelapa sawit itu sama saja yang terpenting perawatannya bagus maka hasilnya bagus, dan masih banyak yang meyakininya, sehingga mereka kelapa sawit yang mereka tanam merupakan benih asal asalan, alias abal abal. Ada yang bibit hasil cabutan dari bawah batang induk yang sudah tumbuh subur karena brondolannya tak terkutip, ada juga yang beli dari toko kelontong (alias pedagang benih palsu) yang biasanya dikemas mirip yang asli, di jual perkampel, perkotak per 250 biji ada yang kisaran 650 ribu, 250 ribu, bahkan ada sampai jutaan karena untuk mengakali pembeli dan mengatasnamakan benih asli. Dan itulah salah satu faktor yang menyebabkan produktifitas Kelapa sawit kita rendah padahal luasan lahan besar.

Untuk mendongkrak produktifitas kelapa sawit kita, dan pastinya meningkatkan hasil kelapa sawit yang kita tanam kita harus menggunakan benih unggul yang sudah teruji. Tahun 2018 ini pemerintah melalu kementerian pertanian pun sedang menggalakkan kepada petani untuk menggunakan bibit unggul, baik untuk replanting maupun tanam baru.

Nah, apa sih bedanya benih unggul dengan benih yang tidak unggul?

Benih unggul diperoleh melalui persilangan antara kelapa sawit Dura dengan Psifera melalui perlakuan khusus sehingga dihasilkan benih unggul tenera (dxp) yang terbaik dan telah melalui berbagai macam pengujian. Indukan yang dipilihpun sudah di uji dan diseleksi yang terbaik dari yang baik dan sudah terbukti bertahun tahun. Sedangkan benih tidak unggul adalah benih yang diambil dari brondolan atau TBS sawit langsung dari indukan tanpa melalui persilangan, jadi hasilnya belum bisa dipastikan baik atau tidak baik.

IMG-20180112-WA0033

Benih Unggul Kelapa sawit yang sudah di semai (PPKS Yangambi)

Bagaimana cara nya memperoleh benih unggul?

Kita sebenarnya bisa membuat sendiri benih unggul kelapa sawit, namun membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit, dan harus menunggu bertahun tahun agar bisa membuktikan kalau benih yang kita produksi itu memang benar benar unggul. Tetapi sekarang kita bisa memperoleh benih unggul dengan mudah, yaitu dengan membeli dari produsen produsen benih unggul yang sudah teruji dan diakui oleh pemerintah. Kita bisa order via whatsup atau telpon , dan sekarang sangat mudah persyaratannya.

Berikut ini penyedia benih unggul di Indonesia

  1. Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan
  2. Socfindo
  3. London Sumatera (Lonsum)
  4. Bina sawit Makmur (Sampoerna Agro)
  5. Dami Mas (Sinar Mas Agro Resources and Technology)
  6. Tunggal Yunus Estate (Asian Agri Group)
  7. Tania Selatan (Wilmar International)
  8. Bakti Tani Nusantara
  9. Sarana Inti Pratama (Salim Grup)
  10. Sasaran Eksan Mekarsari (Mekarsari).

Nah untuk wilayah Kalbar jika ingin membeli benih dari PPKs anda bisa memesan langsung melalui no telpon atau whatsupp di situs resminya PPKS disini di ppks sub parindu.

Mari menjadi petani yang cerdas dan maju, untuk kemakmuran kita bersama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s