Ergonomi

karyawan Loading TBS ke truk

Perkembangan teknologi saat ini begitu pesatnya, sehingga peralatan sudah menjadi kebutuhan pokok pada berbagai lapangan pekerjaan. Artinya peralatan dan teknologi merupakan penunjang yang penting dalam upaya meningkatkan produktivitas untuk berbagai jenis pekerjaan. Disamping itu disisi lain akan terjadi dampak negatifnya,

Hal ini tidak akan terjadi jika dapat diantisipasi perbagai risiko yang mempengaruhi kehidupan para pekerja. Perbagai risiko tersebut adalah kemungkinan terjadinya Penyakit Akibat Kerja, Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan dan Kecelakaan Akibat Kerja yang dapat menyebabkan kecacatan atau kematian. Antisipasi ini harus dilakukan oleh semua pihak dengan cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungan kerja. Pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan ergonomik

Ergonomi berasal dari kata-kata dalam bahasa Yunani yaitu Ergos yang berarti kerja dan Nomos yang berarti ilmu, sehingga secara harfiah dapat diartikan sebagai  ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka. Menurut Chapanis (1985),  ergonomi adalah ilmu untuk menggali dan mengaplikasikan informasi-informasi mengenai perilaku manusia, kemampuan, keterbatasan dan karakteristik manusia lainnya untuk merancang peralatan, mesin, sistem, pekerjaan dan lingkungan untuk meningkatkan produktivitas, keselamatan, kenyamanan dan efektifitas pekerjaan manusia.

 Iftikar Z. Sutalaksana (1979) yang mendefinisikan Ergonomi sebagai suatu cabang ilmu yang sistematis untuk memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem itu dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu dengan efektif, aman dan nyaman (Sutalaksana dkk, 1979).

Tujuan ergonomi dan K3 hampir sama yaitu untuk menciptakan kesehatan dan keselamatan kerja. Oleh karena itu ergonomi dan K3 perlu diterapkan di semua tempat kerja untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan  tenaga kerja guna meningkatkan produktivitas kerja tenaga kerja.

Adapun manfaat ergonomi :

  1. Meningkatkan unjuk kerja seperti menambah kecepatan kerja, dan ketepatan keselamatan kerja,mengurangi energi dan kelelahan yang berlebihan
  2. Mengurabgi waktu ,biaya pelatihan dan pendidikan
  3. Mengoptimalkan  pendayagunaan SDM  melalui peningkatan  keterampilan yang di perlukan
  4. Mengurangi waktu yang terbuang dengan sia-sia dan meminimalkan kerusakan peralatan yang disebabkan  kesalahan manusia
  5. Meningkatkan kenyamanan  karyawan dalam bekerja

Prinsip prinsip Ergonomi :

  1. Bekerja dalam dalam posisi netral ( tulang punggung membentuk huruf S
  2. Reduce exessive force(mengurangi beban yang berlebihan)
  3. Everything in easy Reach ( membuat semua mudah untuk dijangkau)
  4. Work at  proper heights( bekerja dengan ketinggian yang sesuai)
  5. Reduce exessive motions (mengurangi gerakan berlebihan)
  6. Memperkecil kesalahan dengan beban statis
  7. Memperkecil takanan
  8. Menyediakan tempat yang sesuai
  9. Pindah tempat,bergerak,dam meragangkan otot dan sendi
  10. Memelihara suatu lin\gkungan nyaman
Sumber. berbagai sumber
Iklan

One response to “Ergonomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s