Korupsi Melanda, Mari Bercermin

Dunia Indonesia saat ini tidak lepas dari korupsi, baik tingkat bawah ataupun tingkat dewa. Di tingkat bawah, mungkin korupsi selalu menggoda jiwa jiwa yang jujur, karena faktor ekonomi, gaji yang sedikit sehingga memaksa untuk korupsi. Sedangkan ditingkat atas, Korupsi sudah menjadi makanan yang wajib, hampir setiap bulan ada kasus baru yang melanda pejabat pejabat besar kita. Ternyata, Gaji yang sudah besar tidak menjamin untuk tidak korupsi. Ya, memang ku akui bahwa untuk tidak korupsi itu sulit, bahkan untuk tidak korupsi waktu.

Korupsi yang menggerogoti bangsa membuat negara kita menjadi tersendat perkembangannya, dari segi perekonomian, infrastruktur dan pendidikan, itu pendapat saya. Jikalau para pejabat kita tidak ada yang korupsi, mungkin negara kita sudah menjadi negara yang adidaya, bahkan mengalahkan jepang dan Amerika Serikat. Apa sih enaknya korupsi, mungkin orang kecil bertanya-tanya, wong pejabat sudah kaya semua kok masih korupsi.

Untuk menjadi baik dan jujur itu sulit, penuh halangan dan rintangan, karena setan selalu menggoda kita untuk melakukan seuatu yang buruk. Baiknya, kita bercermin pada diri kita sendiri, apakah kita mampu untuk jujur, dan tidak korupsi. Biarlah mereka yang korupsi bertaubat dan menikmati hasilnya, toh nanti mereka akan merasakan akibatnya sendiri. Sekarang mari kita berdoa dan berharap agar generasi selanjutnya yang memimpin negeri ini jujur dan benar benar mengabdi pada negara. Dan Persiapkan diri untuk menjadi pemimpin selanjutnya yang jujur amanah dan tahan terhadap godaan – godaan korupsi. Selalu Optimis dan percaya, bahwa negara kita suatu saat akan jaya dan bebas korupsi. Amin

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s