Perjalanan “di atas perahu kayu”

Malam.,
duduk termenung diatas perahu kayu,
memandang jauh ketepian sungai,
tampak pesona keagungan Illahi,
yang membentang luas disekelilingku
Andai disampingku
duduk bersandar dibahu
bidadari nan anggun rupawan
kata katanya lembut mendesirkan belaian merdu dikupingku
menggoreskan kehangatan dihatiku
membuang sejuk sepoi angin ini

Ya Tuhan,
hamba terlalu mengada ada
berharap harapan insan yang penuh dosa ini kan terkabul
Namun, aku percaya Engkau maha tahu & bijaksana.,

5 Comments Add yours

  1. rio mengatakan:

    hmmm,,,,menyentuh BGT, mudah2an cepet dpt bidadarinya ya,,,
    good job

  2. awandragon mengatakan:

    bagus bener…………

  3. I don’t usually reply to posts but I will in this case. WoW. Noticed your site on delicious right now and genuinely enjoyed it. Added.

  4. rumahbukuislami mengatakan:

    puisinya bagus banget akh, menyentuh……………
    rumah buku

  5. Shinta Aryandhani mengatakan:

    Haloo, salam kenal, saya shinta, mungkin kita bisa mengunjungi wordpress masing-masing. wordpress saya berisikan puisi-puisi juga dan saya baru belajar untuk merangkai kata-kata. mungkin bisa dikunjungi di shintaarydhny.wordpress.com terimakasihh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s