Alasan Alasan merokok

Tomkins (dalam salafino,1994) menyatakan beberapa alas an individu untuk memiliki kebiasaan merokok antara lain:

a. Pengaruh positif, yakni individu mau merokok karena merokok member manfaat positif bagi dirinya. Ia menjadi senang, tenang dan nyaman karena memperoleh kenikmatan dengan merokok. Misalnya: sambil menonton TV atau setelah makan, individu merokok untuk memperoleh kenikmatan atau menambah kenikmatan.

b. Pengaruh negative, yaitu merokok dapat meredakan emosi emosi negative yang dihadapi dalam hidupnya. Misalnya ketika dalam keadaan cemas, (misalnya, menghadapi ujian, suami yang sedang menunggu kelahiran anaknya) individu merokok sehingga akan membuat kondisinya menjadi rileks, tenang dan santai. Dengan demikian, ia merasa tak tegang atau tidak merasa cemas lagi.

c. Habitual 9ketergantungan fisiologis) ialah perilaku yang sudah menjadi kebiasaan. Secara fisik, individu merasa ketagihan untuk merokok dan ia tak dapat menghindar atau menolak permintaan yang berasal dari dalam diri (internal). Akibatnya, ia harus merokok. Jadi, dengan terus menerus merokok baik dalam keadaaan menghadapi suatu masalah maupun dalam keadaan santai, hal itu akan menjadi kebiasaan bahkan akan menjadi suatu gaya hidup (lifestyle)

d. Ketergantungan psikologis,yaitu kondisi ketika individu selalu merasakan, memikirkan, dan memutuskan untuk merokok terus menerus. Dalam keadaan apa saja dan dimana saja, ia selalu cenderung merokok.

sumber: ” dewasa muda’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s