MENYUSUN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


Menyusun pedoman Prosedur Operasional Standar (SOP) yang efektif pada dasarnya menuunjukan bahwa organisasi mempunyai kemauan memeperbaiki langkah-langkah kegiatan serta penganbilan keputusan dan  memperbaharuinya sesuai daengan tuntutan perubahan yang dialami. Pedoman atau manual SOP adalah salah satu modal paling penting bagi organisasi untuk mengendaliakan seluruh keputusan dan kegiatan yang dilakukannya dalam koridor yang sistematis dan efektif. Semakin besar organisasi, semakin besar pula tuntutan untuk mempunyai perangkat control yang memadai. Aspek operasi harussama baik dengan aspek administrasi. Semua itu hanya bias terwujud apabila organisasi memiliki panduan yang jelas tentang pengambilan keputusan dan kegiatannya.

SOP adalah penetapan tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, dan lain-lain yang semuanya itu merupakan prosedur kerja yang harus ditaati dan dilakukan. SOP bukan hanya merupakan pedoman prosedur kerja rutin yang harus dilaksanakan, tetapi SOP juga berfungsi untuk mengevaluasi pekerjaan yang telah dilakukan, apakah pekerjaan tersebut telah dikerjakan dengan baik atau tidak, kendala apa yang dihadapi?, mengapa kendala tersebut terjadi ? sehingga kita dapat mengambil keputusan yang tepat melalui SOP.

Agar SOP dapat dilaksanakan, maka perlu dibuat jabaran SOP secara teknis yang tertuang dalam intruksi kerja dalam suatu unit kerja, dalam bentuk dokumen dan formulir kerja, serta  rekaman dokumen yang berfungsi sebagai control kerja bahwa pekerjaan telah dikerjakan dengan baik. Rekaman berguna untuk analisis data dan peningkatan layanan yang berkesinambungan.

Dalam penentuan mutu, kita harus mengetahui terlebih dahulu sistematika penulisan SOP  :

Sistematika SOP :

1. Tujuan
Berisi tujuan untuk apa saja SOP dibuat
2. Ruang lingkup,
Berisi batasan dimana SOP akan digunakan/diterapkan.
3. Acuan,
Berisi apa saja yang menjadi acuan dalam pembuatan SOP
4. Definisi
Berisi istilah dan definisi yang digunakan dalam SOP
5. Prosedur
5.1.  Tanggung jawab dan wewenang
Berisi siapa saja yang bertanggung jawab beserta wewenangnya
5.2.  Pelaksanaan
Berisi tahapan pekerjaan
5.3.  Pemantauan dan pengendalian
Berisi siapa yang akan memastikan SOP diterapkan
7. Dokumentasi
Berisi formulir yang harus diisi saat SOP diterapkan
8. Diagram Alir
Berisi diagram alir dari tahapan pekerjaan

About these ads

4 thoughts on “MENYUSUN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

  1. Its such as you read my mind! You appear to understand so much approximately this, like you wrote the ebook in it or something. I feel that you could do with a few % to force the message home a bit, however instead of that, this is great blog. An excellent read. I’ll certainly be back.

  2. Ping-balik: HCG Levels in Early Pregnancy

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s